INTERMEZO
Tinggal 5 Bulan Tersisa, Ini Yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Meningkatkan Karir Di Akhir Tahun Sebagai Marketing Staff
Tinggal 5 Bulan Tersisa, Ini Yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Meningkatkan Karir Di Akhir Tahun Sebagai Marketing Staff

Siapa yang memasukan peningkatan karir sebagai resolusi di tahun ini?. Jika itu Anda, maka artikel dibawah ini sangat cocok untuk Anda simak. Tidak peduli apapun pekerjaan Anda, siapapun tentu menginginkan karir yang sukses dan terus meningkat. Gaji dan fasilitas yang memuaskan, jabatan atau posisi yang strategis, dan berbagai kompensasi lainnya tentunya menjadi hal yang diidam-idamkan setiap karyawan.

Namun faktanya tidak semua karyawan bisa merasakan atau berhasil meningkatkan karirnya. Dari 100 karyawan yang berada pada level yang sama mungkin hanya sekitar 5-10%nya saja yang karirnya meningkat di tahun berikutnya. JIka kita bertanya kenapa? Jawabannya mungkin bisa beragam.

Namun jika kita kerucutkan lagi, pada umumnya kenapa tidak semua orang bisa mengalami peningkatan karir. Dua hal ini mungkin bisa menjadi jawabannya. Pertama, kualitas atau hasil kerja kita yang tidak atau belum layak untuk mendapatkan peningkatan karir. Kedua, persaingan untuk meningkatkan karir yang sangat kompetitif sehingga kita sulit sekali bersaing dengan rekan kerja lainnya.

Jika berangkat dari kedua penyebab tadi, solusi yang didapat biasanya adalah tingkatkan produktifitas sehingga kualitas dan hasil kerja kita lebih baik dari orang lain. Hal tersebut memang tepat sekali, hanya saja pada penerapannya di lapangan, adakalanya beberapa hal lain yang juga bisa sangat mempengaruhi peningkatan karir kita di perusahaan atau lembaga tempat kita bekerja.

Maka dari itu, kami mencoba untuk mencari tahu dan mengumpulkan informasi mulai dari teori SDM, pendapat ahli hingga pengalaman sukses dari beberapa crew dan atau mitra Cera Production. Dari semua itu akhirnya kami menyimpulkan beberapa jurus yang bisa Anda lakukan untuk membuat karir Anda meningkat di tahun ini :

1. Jadilah Karyawan Andalan

Tidak bisa dipungkiri bahwa bos atau atasan kita memegang peranan penting dalam peningkatan karir kita sehingga kita perlu menjaga hubungan baik dengan bos. Penilaiannya terhadap kinerja atau diri kita secara personal dapat mempengaruhi pertimbangannya untuk memberikan tanggungjawab yang lebih seperti promosi jabatan, projek baru, atau lainnya.

Membina hubungan yang baik dengan bos bukan dalam rangka mencari muka agar terlihat manis dihadapan bos. Orang yang hanya pandai mencari muka akan kelihatan dan lambat laun akan ketahuan. Biasanya atasan yang pintar hanya akan memanfaatkan orang seperti itu namun tidak akan tertipu untuk memberikan apa yang dia mau (red:peningkatan karir). Karena tentu saja tidak ada seorang pun yang akan mempercayakan tanggungjawab kepada orang seperti itu.

Membina hubungan baik dengan bos dalam hal ini diartikan bahwa kita harus menempatkan diri sebagai orang yang bisa diandalkan oleh bos kita. Menjadi orang yang mudah, cepat dan nyambung untuk diajak komunikasi atau diskusi. Serta tentunya memberikan hasil kerja terbaik, sehingga ketika bos atau atasan membutuhkan bantuan (pekerjaan) kita adalah orang yang pertama dihubungi.

 

2. Good Is Enemy Of Great

Ada sebuah pepatah modern yang mengatakan “Good Is Enemy Of Great”. Kami memaknai pepatah ini bahwa kita tidak cukup melakukan sesuatu dengan “baik” saja. Namun kita harus melakukan sesuatu dengan usaha “terbaik”.

Seringkali kita hanya fokus untuk mengerjakan jobdesk pekerjaan kita dengan baik. Kita lupa bahwa orang lain pun bisa dan pasti akan melakukan hal yang sama. Karyawan-karyawan yang mengalami peningkatan karir yang baik, biasanya adalah karyawan yang tidak hanya mampu mengerjakan jobdesknya dengan baik. Namun ia juga mengerahkan usaha terbaiknya untuk pekerjaan yang dia lakukan.

Berinisiatif dalam melakukan atau mengusulkan suatu hal yang membawa dampak positif pada perusahaan adalah nilai plus yang sangat dipertimbangkan oleh bos atau perusahaan Anda.

 

3. Baik Dalam Dalam Bersikap, Ciri Karyawan Siap Naik Pangkat

Dalam bisnis ataupun pekerjaan, attitude atau sikap adalah modal dasar yang paling penting dalam menentukan kesuksesan. Sebagus apapun hasil pekerjaan kita, apabila tidak memiliki attitude yang baik, maka orang lain pun akan segan atau tidak percaya untuk memberikan tanggungjawab kepada Anda. Sikap sombong, tidak menghargai orang lain, tidak tepat janji, kurang displin dan lainnya adalah beberapa list sikap yang harus kita hindari.

Ingatlah bahwa peningkatan karir, tidak semata-mata peningkatan jabatan, gaji, fasilitas dan sebagainya. Ada kewajiban dan tanggungjawab baru yang mungkin lebih berat yang harus kita laksanakan sebaik mungkin. Atittude kita terhadap sesame karyawan, atasan, bawahan dan bahkan kepada diri kita sendiri dalam menjalankan pekerjaan adalah hal utama yang dipertimbangkan oleh perusahaan.

 


Baca Juga :

Tips Ampuh Meningkatkan Produktivitas Kerja Dan Mengatasi Karyawan Yang Sering Pelupa

5 Langkah Menjadi Orang Yang Disukai di Tempat Kerja


 

4. Belum Pernah Ada Yang Berhasil Berjuang Sendirian

Dalam dunia kerja, persaiangan dan kolaborasi menjadi dua hal bertentangan yang selalu berdampingan. Begitupun dalam upaya meningkatkan karir kita di suatu perusahaan. Meksipun pada dasarnya kita bersaing satu sama lain untuk mendapatkan peningkatan karir yang cukup kompetitif, ingatlah bahwa sejatinya kita tidak bisa berusaha sendiri.

Maka dari itu bekerjasamalah untuk memberikan hasil kerja yang baik. Sikapi persaingan dengan fair dan sportif. Apa gunanya karir meningkat apabila rekan kerja yang tadinya bersahabat akhirnya menjadi bawahan yang tidak menerima dan mematuhi kita sebagai atasan?.

Sebaliknya malah tak sedikit orang-orang yang karirnya meningkat berkat dorongan dan rekomendasi oleh rekan kerjanya. Mereka biasanya adalah orang-orang yang tulus dalam bekerjasama dengan rekan kerjanya. Dari situ terasahlah jiwa kepemimpinan yang akhirnya membuat dia menjadi sosok pemimpin dengan sendirinya sehingga ia menjadi orang yang pantas naik pangkat.

 

5. Ciptakan Rekor atau Prestasi Baru

Hal ini sudah cukup umum menjadi alasan  seseorang naik pangkat baik dalam perusahaan, lembaga pemerintah dan lainnya. Ketika seseorang meraih rekor atau suatu prestasi yang membanggakan perusahaan. Maka perusahaan akan memberikan berbagai apresiasi, salah satunya bisa jadi peningkatan karir.

Pernahkah Anda mendengar seorang sales mobil yang berhasil melampaui target penjualan secara berturut-turut akhirnya diangkat menjadi manager pemasaran atau kepala cabang dealer tersebut?. Atau pernahkah Anda mendengar seorang polisi naik pangkat atas keberhasilannya menyelesaikan misi tertentu?.

Nah mulai saat ini, coba carilah rekor atau prestasi apa yang bisa kita ciptakan. Misalkan Anda sebagai marcomm di sebuah perusahaan, Anda bisa membuat program pemasaran yang meningkatkan penjualan, brand awareness dan sebagainya. Atau bagi Anda yang bekerja di finance, Anda bisa membuat rekor pengalokasian anggaran yang efisien namun tepat sasaran.

Yuk mulai praktekan !