INTERMEZO
Ikuti Trik Membangun Personal Branding Ini Agar Kamu Dikenal Karena Prestasi
Ikuti Trik Membangun Personal Branding Ini Agar Kamu Dikenal Karena Prestasi

Kata ‘brand’ saat ini tidak hanya mengacu kepada suatu perusahaan saja, melainkan setiap individu memiliki ‘brand pribadi’ untuk diri sendiri atau sering disebut sebagai personal branding. Setiap orang memiliki ciri khas dan karakter yang berbeda satu sama lain, bagaimana cara membedakannya? Lalu dalam memperoleh suatu pekerjaan, apa yang dapat membuat perusahaan harus memilih kita dibandingkan dengan kandidat lainnya? Disinilah pentingnya personal branding bagi setiap orang.

Media sosial merupakan cara yang paling mudah untuk mencari tahu tentang kepribadian seseorang, melalui profil media sosial bisa terlihat bagaimana karakter orang tersebut. Apakah seseorang yang suka dengan hal yang informatif (sering membagikan informasi), suka dengan humor atau komedi, pemerhati masalah politik, atau bahkan sering turut serta menyebarkan berita hoax.

Lalu, sudahkah kamu memiliki personal branding yang baik? Kita sendiri harus tahu, mau seperti apa diri kita dikenal oleh orang lain, kemudian kesan pertama apa yang orang lain dapatkan ketika melihat kita dan sebagainya. Masih banyak orang yang kurang peduli terhadap personal branding, padahal ini sangat bermanfaat untuk menciptakan personal branding yang baik dan terkenal karena prestasi.

Berikut trik membangun personal branding yang bisa memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan personal branding mu sehingga dikenal karena prestasi.

 

1. Memulai dengan audit

Sebelum kita mulai menyusun strategi untuk membangun personal branding, ada baiknya kita untuk mencari tahu terlebih dulu tentang bagaimana ‘brand’ kita saat ini. Coba tulis nama kita dalam kolom pencarian Google, lalu lihat apa saja yang muncul pada halaman pertama. Selain itu kita bisa bertanya dengan orang lain tentang bagaimana mereka menggambarkan kita saat ini, adakah saran untuk memperbaikinya untuk membantu pertumbuhan personal branding mu.

 

2. Cari Tahu yang Diinginkan dan Jadi Diri Sendiri

Untuk mengetahui apa yang benar-benar kita inginkan memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Ingin terlihat seperti apa nantinya, kita harus meyakinkan diri sendiri. Yang paling utama adalah menjadi diri sendiri. Sisi orisinalitas merupakan kunci utama bagi personal branding kita. Inti dari personal branding adalah apa bagian yang kita suka dan tidak suka, tidak bergantung dengan orang lain.

 

3. Mengidentifikasi Tujuan

Apa tujuan yang ingin kita capai, baik dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan profesional atau karier. Setelah kita mengetahui apa tujuannya, saatnya untuk mengembangkan cara untuk bisa memperolehnya. Bisa dengan mengubah cara berpakaian, cara berjalan, gaya bicara, lingkup pergaulan dan semua yang dapat menunjukkan brand kita tersebut.

 

4. Mengembangkan Kepribadian yang Positif

Personal branding merupakan aset yang bisa menjadi paling berharga bagi kita nantinya, berkaitan dengan pekerjaan, bisnis dan sebagainya. Pastikan bahwa kita sudah menemukan brand yang sesuai dengan yang kita inginkan, misal menjadi seorang penulis, desain grafis, entrepreneur dan sebagainya.

Luangkan waktu untuk menghadiri acara-acara offline dan bertatap muka dengan orang lain. Di dunia maya, kamu perlu berinteraksi dengan para konsumen secara reguler, misalnya membalas komentar, menjawab pertanyaan, dan sebagainya.

Kamu juga harus menjaga perilaku di media sosial seperti Facebook, Twitter, atau Instagram. Media sosial sejatinya adalah ruang publik juga, jadi apa yang kamu tulis di sana akan dilihat dan dinilai oleh masyarakat.

Maka dari itu, sangat penting mengembangkan kepribadian yang positif untuk menunjang personal brandingmu di ruang publik.

 

5. Mengumpulkan Portofolio

Semakin banyak karya yang kita hasilkan maka semakin baik untuk personal branding kita. Semua akan terekam di jejak digital. Jejak digital adalah semua rekaman interaksi yang dilakukan dengan dunia digital dan data-data yang tertinggal. Untuk memperoleh branding yang baik, tinggalkanlah jejak digital yang baik pula. Jadi saat seseorang menuliskan nama kita di kolom pencarian Google, yang keluar adalah hasil karya kita dan nantinya akan memperkuat personal branding yang telah kita bangun.

Membangun personal branding memerlukan waktu, tidak bisa dilakukan dengan cara yang instan. Akan tetapi, jika dibangun dengan benar dan sungguh-sungguh, ini akan sangat bermanfaat untuk diri kita nantinya. Karena saat ini era digital, segala informasi dapat diperoleh dengan begitu mudahnya. Lalu, apakah kalian sudah memiliki personal branding? Tunggu apa lagi? Inilah saatnya untuk kalian membangun personal branding.